EP All Out Dan Masa Depan K/DA Sebagai Virtual Girlband

EP All Out Dan Masa Depan K/DA Sebagai Virtual Girlband – Menjadi sesuatu yang umum sudah pasti dikala MOBA berlomba-lomba menjaga kepopuleran gamenya secara konvensional lewat perilisan berbagai skin dan hero baru secara berkala. Namun, Riot Games bersama League of Legends-nya nekat coba sesuatu yang terbilang tidak sama bersama menghadirkan K/DA, virtual supergroup ala girlband K-Pop yang terdiri berasal dari empat Champions tenar gamenya; Ahri, Akali, Evelyn dan Kai’Sa.

EP All Out Dan Masa Depan K/DA Sebagai Virtual Girlband

EP All Out Dan Masa Depan K/DA Sebagai Virtual Girlband

Lakukan debut perdana pada th. 2018 selanjutnya bersama single-nya yang berjudul POP/STARS, K/DA berhasil memperoleh kepopuleran bersama cepat. Tidak hanya di kalangan pemain League of Legends saja, K/DA juga ternyata berhasil mencuri hati gamer secara umum, bahkan non-gamer seperti fans K-Pop.

Setelah sempat menghilang digantikan oleh True Damage pada th. 2019 lalu, kini K/DA kembali bersama sebuah EP (extended play) bertajuk All Out. Melalui konferensi pers tertutup yang diselenggarakan Riot Games, Toa Dunn selaku kepala Riot Games Music dan Patrick Morales selaku Creative Lead K/DA bagikan cermat lebih lanjut berkenaan EP All Out.

Lagu pertamanya, “THE BADDEST” yang sudah rilis lebih awal sebagai ‘pemanasan’ juga terbilang berhasil menarik perhatian fans, bahkan meraih peringkat pertama di World Digital Sales Charts Billboard selama minggu 12 September. Kemudian diikuti bersama lagu “MORE”  yang berkolaborasi bersama Seraphine dan datang bersama sebuah MV spesial, di mana selagi artikel ini ditulis sudah meraih lebih berasal dari 28 juta view.

Masih ada tiga lagu kembali yang akan dikeluarkan bertepatan bersama artikel ini dirilis, tidak benar satunya bahkan berkolaborasi bersama empat anggota berasal dari girlband Twice. Berikut cermat isikan EP All Out beserta para artist yang berkolaborasi bersama K/DA:

  • “THE BADDEST” — MIYEON dan SOYEON berasal dari (G)I-DLE, Bea Miller dan Wolftyla
  • “MORE” — Madison Beer, MIYEON dan SOYEON berasal dari (G)I-DLE, Jaira Burns, Lexie Liu dan Seraphine.
  • “VILLAIN” — Madison Beer dan Kim Petras
  • “DRUM GO DUM” — Aluna, Wolftyla, dan Bekuh BOOM
  • “I’LL SHOW YOU” —  JIHYO, NAYEON, SANA dan CHAEYOUNG berasal dari TWICE, Bekuh BOOM dan Annika Wells.
READ  Dapatkan Cashback Melimpah Beli Diamond dan Top Up Games Via GoPay

Kamu mampu cek segera channel YouTube League of Legends untuk mendengar seluruh lagu pada EP All Out tersebut.

Selain EP All Out, pihak Riot Games juga sharing sedikit insight berkenaan awal terbentuknya K/DA dan juga eksistensinya di era yang akan mendatang. Mereka mengatakan bahwa K/DA pertama kali difokuskan pada pembuatan musiknya, sesudah itu menentukan Champion bersama syarat-syarat yang fun, berani, mudah dikenal bahkan oleh gamer di luar League of Legends, dan juga cocok bersama nuansa musik K-Pop.

Walau selagi ini K/DA sesungguhnya sedikit difokuskan untuk lagu-lagu bergenre K-Pop, pihak Riot Games juga punya permohonan untuk mengeksplorasi lebih banyak type musik, dan juga berkolaborasi bersama artist-artist dari berbagai belahan dunia lainnya. Namun mereka juga mengatakan bahwa K/DA belum mampu merilis karya-karya musik lainnya sesering bisa saja demi memelihara kualitasnya.

Ketika ditanyai berkenaan status keanggotaan Seraphine yang terlihat didalam MV lagu “MORE”, Riot Games mengatakan bahwa hal berikut merupakan sekadar kolaborasi saja. Riot Games sesudah itu menyatakan bahwa mereka belum punya konsep menambah anggota baru untuk K/DA. Mereka mulai bahwa selagi ini empat anggota merupakan jumlah yang pas. Walau demikian, mereka tetap akan membawa Champion atau guest lain didalam karya-karya musik K/DA lainnya.

Lebih lanjut, Riot Games juga dambakan K/DA diberi treatment seperti “real people” atau artist sungguhan. Hal ini tentu sudah mereka mulai bersama menghadirkan akun Instagram untuk K/DA, di mana tidak hanya sebagai medium promosi, namun secara berkala hadirkan foto-foto selfie para anggotanya, bahkan mereplika sebuah momen atau keadaan seperti girlband di dunia nyata. Riot Games sudah pasti juga dambakan fans juga merasakan hal serupa, di mana mereka sudah memiliki rencana semacam event di mana fans mampu berinteraksi segera bersama para anggota K/DA di selagi yang akan datang.

READ  Jangan Gunakan Alcohol Untuk Membersihkan Nintendo Switch Anda

Tidak mampu dipungkiri bahwa K/DA menyatakan bahwa musik punya pengaruh yang kuat didalam menambah pengalaman bermain seseorang. Para developer Jepang mampu dibilang sudah fasih didalam pakai musik untuk mengakibatkan rasa emosional para pemainnya pada momen-momen tertentu. Salah satunya seperti serial Persona garapan Atlus yang dikenal tetap datang bersama berbagai musik yang mengesankan, dan secara berkala hadirkan live concert yang tetap diminati oleh para fansnya.

Menarik sudah pasti mengekspektasikan hal-hal seperti K/DA yang terlalu mampu hadirkan guncangan didalam industri video game. Beberapa developer game lain bahkan ikut coba ikuti jejak Riot Games didalam membawa sifat berasal dari didalam game menjadi virtual artist. Tidak ketinggalan, Riot Games juga menyatakan bahwa treatment seperti K/DA ini juga tidak tidak mungkin untuk diaplikasikan ke IP mereka yang lain, seperti Valorant misalnya.

Tiap karya baru K/DA tentu juga terintegrasi bersama gamenya. Penampilan tiap anggota K/DA pada EP All Out kali ini juga ada sebagai skin pada League of Legends di PC maupun Wild Rift untuk mobile. Teruntuk Wild Rift, anda berkesempatan memperoleh tidak benar satu skin pilihan K/DA secara gratis bersama menyelesaikan seluruh misi pada Event All Out.